Proyek Pembangunan MRT Fase 1 Akan Selesai Pada Tahun 2018

INFRASTRUKTUR

Proyek Infrastruktur – Dengan adanya proyek pembangunan MRT ini karenanya pemerintah menginginkan bisa meningkatkan infrastruktur yang ada dijakarta selaku ibu kota dari Indonesia. Sejauh ini proyek MRT telah berjalan sampai 78,89%. Yang dimana pada tahun 2018 bisa ditargetkan telah menempuh 92%.
Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat mengatakan bahawa pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) dan Underground (bawah tanah) dan elevated (layang) akan selesai pada tahun 2018 dengan rute Bundaran HI – Lebak Bulus. Dan kereta fase pertama akan datang dan diuji cobakan pada bulan April-Mei.
Dan Djarot mengatakan bahwa ada satu problem yang sampai pada dikala ini masih belum terselesaikan.Yaitu, problem pembebasan lahan di Haji Nawi, Jakarta Selatan.
“tetapi itu bukanlah situasi sulit dan kita akan konsisten meneruskan pembangunan dan tak akan stop disitu” ujar Djarot di Balai Kota.
Dari pihak PT. MRT Jakarta menargetkan sekiranya pada tahun 2018 karenanya proyek fase 1 akan selesai pada pertengahan tahun 2018 sebelum Asian games terlaksanakan. Dengan percepatan proyek pembangunan Underground dan Elevated.
Dengan adanya MRT dijakarta karenanya diinginkan bisa mewakili sebagai Proyek Infrastruktur Indonesia yang bisa membikin Jakarta menjadi kota perekonomian yang bagus. Sehingga Indonesia dapat dibilang menjadi Negara yang berkembang layaknya Negara maju.
Pembangunan proyek MRT ini memunculkan akibat positif bagi masyarakat Jakarta:
1.    Mewujudkan lapangan kerja baru. Selama jangka waktu konstruksi, proyek MRT diinginkan bisa membuka lapangan kerja baru sekitar 48.000 lapangan kerja baru.
2.    Transit-Urban Integration. Dengan adanya MRT karenanya diinginkan bisa merestorasi tata ruag kota dan diinginkan meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada pada zona sekitar stasiu, sehingga bisa meningkatkan jumlah pengaplikasian MRT.
3.    Bisa mempersingkatkan waktu anda. Dengan adanya MRT ini karenanya masyarakat Jakarta rute Bundaran HI – Lebak Bulus yang waktu tempuh umumnya 1-2 jam sekarang bisa dicapai dalam waktu 30 menit.
PT. MRT Jakarta mengungkapkan bahwa kapasitas angkut MRT ini dapat menempuh 412 ribu penumpang per hari (ditahun ke tiga dengan TOD dan TDM).
Mengenai info lebih lanjut mengenai proyek dari MRT Jakarta kunjungi www.jakartamrt.co.id ada beragam variasi info mengenai kemajuan pelaksanaan pembangunan dari MRT.